Translate posts to Experimental | Feedback
Google
Official Google Earth Download Site
Page 7 of 17 < 1 2 ... 5 6 7 8 9 ... 16 17 >
Topic Options
Rate This Topic
Previous Topic
View All Topics Index
Next Topic
#590739 - 11/12/06 08:55 PM Alun-alun Surabaya *** [Re: abah_sniper]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Alun-alun Kotamadya Surabaya


Attachments
682111-Alun-alunSurabaya.kmz (309 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590740 - 11/12/06 08:57 PM Pasar Genteng Surabaya [Re: abah_sniper]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Pasar Genteng Surabaya


Attachments
682112-PasarGentengSurabaya.kmz (329 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590741 - 11/12/06 08:59 PM Tunjungan Centre [Re: abah_sniper]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Tunjungan Centre


Attachments
682113-TunjunganCentre.kmz (273 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590742 - 11/12/06 09:02 PM Pasar Blauran [Re: abah_sniper]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Pasar Blauran


Attachments
682116-PasarBlauran.kmz (219 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590743 - 11/12/06 09:06 PM Komp. Pasar Loak Demak [Re: abah_sniper]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Komp. Pasar Loak Demak


Attachments
682120-Komp.PasarLoakDemak.kmz (226 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590744 - 11/13/06 09:40 PM Urban Poor Consortium (UPC) [Re: abah_sniper]
acgaje Offline
Traveler

Registered: 11/13/06
Posts: 7


The phenomenon of urban poverties has long been an issue of serious concern due, especially, to the socio-economic, political, and environmental implications they generate. In Indonesia, urban poverties are best illustrated by the marginal groups living in slum areas in Jakarta, the capital city of Indonesia.

Such groups suffer from poverties, not poverty: poverty of subsistence due to insufficient in-come, food, shelter, and other basic needs; of protection due to violence and inadequate health systems; of affection due to oppression, exploitative relations with the natural environ-ment; of understanding due to poor quality of education; of participation due to marginalisa-tion and discrimination; of identity due to the imposition of alien values upon local and regional cultures, and forced migration.

The complexity of urban poverty compels a group of concerned, like-minded organisations and individuals to found a forum called The Urban Poor Consortium (UPC). The Urban Poor Consortium (UPC) is a non-governmental organisation that works together with the urban marginal groups in a holistic and participatory approach where the interests of the people are given the utmost importance. The people are thus the key stake-holders and subjects who have access and control over activities undertaken.

Goal: The UPC works with the urban marginal groups to develop strong peoples organisation capable of fighting for their rights to live a dignified and humane life in the city, to secure land entitlement, and to have a healthy home and environment, and to shape the future of their communities.

Strategy and Programme: The UPC grounds it works on the development of critical awareness of the people through dissemination of information. We believe that accurate and relevant information will generate individual or collective action to change the unjust and oppressive reality. Collective action, in this regard, opens up political consciousness and drive to participate in public decision making. Such actions, in the process, will result in well-organised and effective activities that unify the creative energy and strengthen the social cohesion of the groups in the struggle for a just and democratic society.

The UPC implements the strategy through information dissemination and the development of peoples media of expression using multimedia; advocacy; the development of grassroots organisations; the promotion of inter-community and inter-urban poor groups; and activities to address the practical needs of the urban poor such as improvement of economic, education, health, and settlement conditions.

Organisational Structure: The UPC is a network with an open and flexible structure. Forum of the Members is the highest decision-making body in the organisation. The program activities are implemented by competent members and volunteers with the coordination of the Secretariat.

============================================================

Urban Poor Consortium (UPC) berdiri pada September 1997.UPC adalah organisasi non-pemerintah yang bekerja bersama komunitas marjinal perkotaan dengan pendekatan holistik dan partisipatoris dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Karenanya, masyarakat marjinal perkotaan adalah subyek dan stakeholder utama yang memiliki akses dan kontrol atas semua kegiatan yang dilaksanakan.

Visi: Urban Poor Consortium (UPC) mencitakan rakyat yang berdaulat, mandiri, arif dan kreatif, mampu memecahkan masalah kemiskinan majemuknya, memenuhi kebutuhan praktis dan strategisnya dan menentukan nasib serta masa depan diri dan komunitasnya.

Strategi dan Program: UPC menumpukan geraknya pada penumbuhan kesadaran kritis rakyat melalui penyebar luasan informasi. UPC percaya bahwa informasi yang akurat dan relevan mampu mendorong orang untuk bertindak sendiri atau secara kolektif untuk mengubah realitas yang tidak adil dan menindas. Tindakan kolektif, khususnya, membuka ruang kesadaran politis dan kehendak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan publik. Gerak semacam ini pada prosesnya akan menumbuhkan kegiatan-kegiatan rakyat yang terorganisasi baik dan kuat, yang berfungsi menghimpun energi kreatif dan mengukuhkan ikatan sosial kelompok untuk mewujudkan kehidupan sosial yang adil dan demokratis.

UPC mewujudkan strategi di atas melalui kegiatan penyebarluasan informasi dan penumbuhan media ekspresi rakyat dengan sarana multimedia; advokasi; penumbuhan organisasi tingkat basis; pengembangan jaringan kerja antar kampung miskin dan kelompok-kelompok rakyat miskin kota; dan pemenuhan kebutuhan praktis komunitas seperti kegiatan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan perbaikan permukiman

Urban Poor Consortium (UPC)
upc@urbanpoor.or.id

Alamat Sekretariat:
Billy Moon Blok H I/7 Jakarta 13450, Indonesia
Telpon: 62.21.8642915; 62.21.869002408;
Fax: 62.21.86902407.


Attachments
683366-0UPC.kmz (283 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590745 - 11/15/06 05:35 PM Re: Cara masukin info data saya [Re: feloA2]
abah_sniper Offline
Traveler

Registered: 09/12/06
Posts: 73
Apakah yg anda maksud seperti contoh dibawah ini ???

>>>>>
City Of Tomorrow ( CITO )
Posted by: abah_sniper
Click here for the post

CITO - City Of Tomorrow Surabaya

Directions: To here - From here

>>>>>

Kalau memang iya seperti contoh diatas, ya sabar aja tunggu sampai GE mengolah data kita sampai di publikasikan oleh GE.
Tapi itu semua tergantung data yg kita tampilkan dengan fasilitas2 tambahan yg ada INSTANT UBB CODE sebagai link ke website, tampilan gambar dll dan mempercantik tampilan kita, semakin menarik maka akan semakin banyak komunitas yg akan meng-upload data kita dan GE akan semakin cepat memproses data kita untuk ditampilkan scr online.
Trims

Top
#590746 - 11/16/06 05:06 AM Yayasan Jurnal Perempuan (YJP) [Re: abah_sniper]
acgaje Offline
Traveler

Registered: 11/13/06
Posts: 7
Sejarah Yayasan Jurnal Perempuan

Berawal dari kepedulian akan begitu minimnya bacaan tentang feminisme di Indonesia, maka pada tahun 1995, maka Gadis Arivia bersama Ida Dhani dan Asikin Arif mulai mendirikan sebuah organisasi bernama Yayasan Jurnal Perempuan (YJP). Inisiatif untuk menerbitkan sebuah jurnal feminisme bernama Jurnal Perempuan ini lebih ditujukan dalam rangka melengkapi bahan perkuliahan paradigma feminisme di fakultas Sastra Universitas Indonesia. Dalam perkembangannya ternyata jurnal tersebut cukup banyak diminati baik yang membeli di toko koperasi mahasiswa UI maupun di toko buku Gramedia.

Dalam perkembangannya YJP kian serius dalam memikirkan isi dan kemasan Jurnal Perempuan yang hingga akhir Desember 2003 telah mencapai edisi ke 32 dan terdistribusikan hampir di seluruh toko buku ternama di Indonesia. Dibantu oleh The Ford Foundation, dan menyusul beberapa lembaga funding lainnya seperti Asia Foundation, YJP tidak hanya menerbitkan jurnal berkala, namun juga menerbitkan buku-buku berperspektif gender. Selanjutnya di tahun 1998 YJP menerima tawaran dari Internews Indonesia untuk mencoba sebuah bidang yang baru dan penuh tantangan yakni memproduksi program radio bernama Program Radio Jurnal Perempuan (PRJP) yang mengangkat berbagai isu dan persoalan perempuan khususnya di tingkat lokal.

Dan bila Jurnal Perempuan pada akhirnya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat kelas menengah seperti kaum aktivis, akademisi, pekerja dan sebagainya, maka segmen program Radio Jurnal Perempuan memang ditujukan untuk masyarakat yang lebih luas, sebagaimana hakikat radio yang lebih mudah diakses bahkan oleh masyarakat di pedesaan. Murah, mudah, dan dapat didengarkan kapan saja sembari tetap beraktivitas. Program Radio Jurnal Perempuan hingga kini tetap mengudara setiap minggunya dan menyapa pendengar di Indonesia bersama 162 stasiun radio mitra kerja YJP di seluruh pelosok tanah air. Hingga kini PRJP telah menghasilkan lebih dari 200 program yang menyuarakan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.

Tantangan dan kesempatan kian hari semakin menarik untuk dijajaki, sembari terus menyuarakan kesetaraan gender, ucapan terima kasih tak terhingga kepada berbagai pihak yang selama ini tak lelah memberikan dukungan kepada YJP apaun bentuk dukungan itu, terbukti akhirnya itu sangat membantu YJP agar tetap eksis hingga 8 tahun kini. Selanjutnya pada tahun 2000 YJP kembali menjajal bidang baru yakni pembuatan film dokumentasi. Divisi ini selanjutnya dinamai Video Jurnal Perempuan yang hingga saat ini telah berhasil memproduksi 3 film dokumentasi yakni Kekerasan terhadap Perempuan, Perempuan di Wilayah Konflik serta Perdagangan Anak dan Perempuan.

Selain lima divisi utama YJP yakni penerbitan Jurnal Perempuan, penerbitan buku-buku berperspektif gender, produksi Program Radio Jurnal Perempuan, pembuatan film dokumenter dan Program Jurnal Perempuan online, YJP juga memiliki 3 divisi pendukung lainnya: toko buku Perempuan, event organizer, dan Informasi dan Dokumentasi. Toko buku Perempuan beralamat di kantor di Yayasan Jurnal Perempuan dan buka setiap hari kerja, disamping itu tim marketing YJP juga giat melakukan penjualan di pameran, bazar dan seminar-seminar bertema perempuan sebagai bagian dari strategi menjemput bola. Departemen pengembangan YJP juga secara rutin menyelenggarakan event seperti diskusi rutin bulanan, kampanye, seminar, peluncuran buku, workshop dan training. YJP juga membuka kesempatan konseling bagi perempuan yang membutuhkan konsultasi, dan berbagai pihak yang membutuhkan berbagai informasi tentang isu-isu gender. Semua dalam rangka terus mensosialisasikan gagasan-gagasan gender kepada masyarakat.

Adapun acara-acara yang pernah diselenggarakan oleh YJP antara lain adalah kampanye untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan tiap tahunnya dalam rangka memperingati hari anti kekerasan terhadap perempuan, workshop perempuan di parlemen, kampanye stop perdagangan anak perempuan, training hak-hak perempuan, training gender untuk laki-laki, training jurnalisme berperspektif gender yang diselenggarakan tiap tahun, dan lain sebagainya. Meski banyak sekali hal yang harus dilakukan oleh YJP, namun kami yakin sama halnya rekan-rekan kami di LSM perempuan lainnya yang percaya bahwa suatu saat nanti masyarakat berkesetaraan gender akan segera terwujud.


Jl. Tebet Barat VIII No. 27 Jakarta Selatan 12810
Telp. 62.21. 8370 2005 (Hunting) Fax. 62.21. 830 2434
site : JPonline
e-mail : yjp@jurnalperempuan.com


Attachments
686385-yjp.kmz (312 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590747 - 11/16/06 05:40 AM Posko Kemanusiaan Uplink utk Bencana Gempa Yogya [Re: abah_sniper]
acgaje Offline
Traveler

Registered: 11/13/06
Posts: 7
Posko Kemanusiaan Uplink utk Bencana Gempa Yogyakarta

Jl. Nitikan Baru 17 Tlp. 0274-417491
posko_uplink@yahoo.com

site: www.uplink.or.id www.uplink.or.id


Attachments
686404-uplink-yogja.kmz (224 downloads)
Preview this file with the Google Earth Plugin (learn more)

Top
#590748 - 11/20/06 09:27 PM Re: SMPN 17 Surabaya [Re: abah_sniper]
pundirama Offline
Traveler

Registered: 11/16/06
Posts: 34
abah Sniper, daku cuma pengen konsultasi aja. Boleh kan.
Bagaimana sih caranya menampilkan place mark kita di Google Earth Community sehingga bisa muncul di google Earth.

Udah saya posting tapi kok gak muncul waktu diakses teman saya di komputer lain ya.

Mohon bantuannya.,

Thanks

Top
Page 7 of 17 < 1 2 ... 5 6 7 8 9 ... 16 17 >